Resiko Bisnis Bikin Kaos.

Biasanya awal mula ide bisnis bisa saja Berawal dari sebuah hobi salah satunya membuat desain dan dicetak dalam sebuah kaos. Bisa dibilang hobi bikin kaos dengan desain sendiri bisa memberikan keuntungan yang cukup besar,namun Namanya juga usaha, pasti ada pasang dan surutnya.

Pasti dari awal kita sudah mempertimbangkan atau melakukan perhitungan resiko yang akan diterima dalam bisni secara matang sebelum memutuskan untuk memulai bisnis sendiri. Banyak rintangan yang menghadang adalah hal biasa bagi seorang pengusaha. Dengan kondisi tersebut, maka seorang pengusaha akan lebih kuat dan semangat dalam mengembangkan usahanya.

Resiko (yang menurut KBBI adalah risiko) adalah Situasi sulit yang biasanya terjadi tersebut bisa dikategorikan sebagai dalam berbisnis. Nah agar kita bisa meminimalisir resiko yang akan diterim maka lebih baik kita mengenala terlebih dahulu resiko tesebut. Disini ada penjelasan tentang resiko ketika terjun kedalam dunia bisnis bikin kaos .

1.Kekurangan Modal
risiko yang paling sering terjadi menurutku adalah masalah kekurangan modal. Mengingat untuk memulai usaha bikin kaos memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi tempat juga harus tesrdia karena proses produksinya memang cukup memakan tempat. Kalau kondisi ini kita alami, disarankan gak mengambil pinjaman ke bank jika kondisi keuangan tidak mumpuni, ya!

2. Konsumen Akan Pergi Jika Kita Tidak Berinovasi
Kreatifitas dan inovasi memang sangat dibutuhkan jika menjalankan sebuah usaha termasuk usaha bikin kaos. Jika kita tidak bisa mengikuti perkembangan zaman dan menonjolkan keunikan yang ada pada usaha sablon kaos kita tersebut, lama � kelamaan konsumen akan merasa bosan dan pergi secara perlahan.

Pikirkan baik � baik ya poin satu ini. Tidak hanya fokus pada kualitas saja, melainkan proses pemesanan pun biasanya membuat konsumen menjadi tertarik apabila dikemas dengan baik seperti hal yang hadirnya website official, atau toko online.


3. Ketidakmampuan Dalam Mempertahan Kualitas
Tidak mampu dalam mempertahan kualitas dan konsistensi produk sablon kaos, juga bisa memicu risiko usaha kita menjadi merugi. Beberapa survei membuktikan memang terkadang bisnis sablon kaos menawarkan kualitas yang berbeda � beda. Hal ini dipengaruhi oleh banyak dan tidaknya pesanan yang masuk. Jika sedang banyak namun pekerjanya kurang, maka hasil produksi sebagian besar tidak terlalu baik. Sedangkan saat pesanan yang masuk pas � pasan, pekerja bisa lebih fokus dan alhasil bisa menciptakan produk sablon kaos yang baik. Inilah PR yang wajib kita perhatikan.

4. Kekurangan Supplai Bahan Kaos untuk Disablon
Bagi kita yang hanya menjalankan bisnis penyablonan kaos saja tanpa memproduksi bahan kaos sendiri, biasanya terkendala pada proses penyuplaian bahan kaos yang akan digunakan. Kondisi ini sering terjadi saat pesanan sedang banyak � banyaknya dan menumpuk.

Tidak jarang saat kita menghubungi supplier langganan, ternyata stok bahan kaos tidak mencukupi. Kalau udah kayak gini, kita harus berputar otak bagaimana menyelesaikan permasalahan ini. Apakah akan menambah koneksi supplier baru atau memutuskan untuk terjun juga dalam memproduksi bahan kaosnya? Kedua pilihan tersebut wajib dipertimbangkan baik � baik.

5. Datangnya Musim Penghujan
Saat musim penghujan mulai datang, biasanya kualitas dari penyablonan tidak terlalu baik seperti halnya pada saat musim kemarau. Meskipun kita memiliki alat pengering sendiri, tetap saja suhu udara yang ada di sekitarnya tetap lembab dan sedikit banyak memberikan pengaruh pada kualitas sablon kaos tersebut.

Nah sekarang kita setidaknya sudah mengetahui resiko yang mungkin akan kita tanggung dan bisa mempersiapkan solusi untuk resiko tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *